Usability adalah masalah optimasi penggunaan sistem oleh pengguna, Sistem yang baik akan dipergunakan secara maksimal oleh pengguna sehingga semua kemampuan sistem dapat termanfaatkan. Usability berasal dari kata usable yang berarti dapat digunakan dengan baik. Usability sendiri lebih tepat dikatagorikan sebagai paradigma dari sebuah aplikasi (baik dari sisi perangkat lunak maupun perangkat keras) yang menggambarkan tingkat kenyamanan pemakaiaan dari sisi pengguna.
Berikut adalah beberapa Prinsip Usability...
- Human Ability
adalah suatu kemampuan manusia untuk melakukan sesuatu yang dimilikinya. Memiliki 2 perbedaan yaitu:
– Kapasitas Long Term Memory (LTM) tidak terbatas
– Durasi LTM tidak terbatas dan komplex
– Kemampuan memahami tinggi
– Mekanisme konsentrasi powerful
– Pengenalan pola pikir powerful
HUMAN ABILITIES BURUK
– Kapasitas Short Term Memory (STM) terbatas
– Durasi STM terbatas
– Akses yang tidak dapat diandalkan pada STM
– Proses yang cenderung salah
– Proses yang lambat
- Human Capabilities
- · MATA (penglihatan)
- TELINGA (pendengaran)
- PERABA (Touch)
- Memori
Sebagian besar aktivitas manusia bergantung pada memori. Selain menyimpan
pengetahuan faktual, memori manusia juga dapat menyimpan pengetahuan
procedural. Pengetahuan tersebut melakukan aktivitas secara berulang,
menggunakan bahasa, menggunakan informasi yang kita terima dari indera, serta
memberikan identitas pada manusia dengan menyimpan informasi mengenai pengalaman
masa lalu.
Terdapat tiga jenis memori atau fungsi memori :
Memori Sensor
Memori Jangka Pendek (STM)
Memori Jangka Panjang (LTM)
MEMORI SENSOR
Memori sensor bekerja sebagai buffer yang menampung masukan yang diterima
dari panca indera manusia.
MEMORI JANGKA PENDEK (STM)
Memori jangka pendek atau disebut sebagai memori kerja menyimpan informasi
yang dibutuhkan dalam waktu yang singkat pada saat kita sedang melakukan suatu
pekerjaan.
MEMORI JANGKA PANJANG (LTM)
Memori jangka panjang merupakan sumber daya penyimpanan utama yang
menyimpan berbagai macam informasi faktual, pengetahuan berdasarkan eksperimen,
aturan-aturan prosedur tingkah laku, dan sebagainya atau bisa dikatakan
menyimpan semua hal yang kita ketahui. Kapasitasnya lebih besar, waktu aksesnya
lebih lambat, serta proses hilangnya informasi tersebut lebih lambat.
- Process
Proses
adalah keadaan ketika sebuah program sedang di eksekusi. Saat komputer
berjalan, terdapat banyak proses yang berjalan secara bersamaan. Sebuah
proses dibuat melalui system call create-process yang membentuk proses
turunan ( child process) yang dilakukan oleh proses induk ( parent
process).
- Observations
- Problem Solving
Nah tadi sedikit penjelasan dari saya tentang Prinsip Usability sekarang saya akan menjelaskan tentang Task Analysis . apa sih itu Task Analysis ... ?
Ditinjau
dari pembentuk katanya Task Analysis berasal dar kata Analisis yang
berarti proses pencarian jalan keluar (pemecahan masalah) yang berangkat
dari dugaan akan kebenarannya, sedangkan Task berarti pekerjaan atau
perintah atau melakukan sesuatu fungsi. Jadi, dapat disimpulkan Task
Analysis adalah proses pencarian jalan keluar terhadap sebuah pekerjaan
dan juga Proses menganalisis dan menggambarkan bagaimana manusia
melaksanakan tugas / pekerjaannya, apa saja yang dilakukan /peralatan
apa yang digunakan dan hal-hal apa saja yang perlu diketahui.
- OVERVIEW
Analisa tugas : Proses menganalisis dan menggambarkan bagaimana manusia
melaksanakan tugas / pekerjaannya, apa saja yang dilakukan / peralatan
apa yang digunakan dan hal-hal apa saja yang perlu diketahui. Tiga
pendekatan untuk melakukan analisis tugas ,yaitu :
- Dekomposisi tugas
- Teknik berbasis pengetahuan
- Analisis berbasis relasi entitas
- Utility
Utility merupakan salah satu
dari tahapan task anlysis. Pada Utility berisi bahwa tugas ini akan diperlukan
atau akan bermanfaat untuk siapa. harus jelas bahwa tugas yang akan kita
analisis dapat bermanfaat untuk orang lain yang akan membaca tugas yang sudah
dianalisis. untuk mengetahui keutilityan dari sebuah tugas analisis kita harus
overview dari tugas yang akan kita analisis.
- Type of Task Analysis
- Dekomposisi Tugas : memilah tugas ke sub-tugas beserta urutan pelaksanaannya
- Teknik bernasis pengetahuan : melihat apa yang harus diketahui oleh user tentang objek dan aksi yang terlibat dalam tugas dan bagaimana pengetahuan itu diorganisasikan
- Analisa berbasis Relasi-Entitas : pendekatan berbasis objek, dimana penekanannya pada identifikasi aktor dan objek, relasi dan aksi yang dilakukan. Analisa tugas dikhususkan untuk mengenali kepentingan user. Beberapa aspek analisa tugas sangat mirip dengan model kognitif berorientasi-goal. Analisa tugas cenderung lebih melihat pada apa yang harus dilakukan oleh user sedangkan pada model kognitif lebih melihat pada proses kognitif internal seseorang dalam melakukan pekerjaannya (internal mental state), maka granularitasnya biasanya lebih kecil dibandingkan analisa tugas.
- Teknik bernasis pengetahuan : melihat apa yang harus diketahui oleh user tentang objek dan aksi yang terlibat dalam tugas dan bagaimana pengetahuan itu diorganisasikan
- Analisa berbasis Relasi-Entitas : pendekatan berbasis objek, dimana penekanannya pada identifikasi aktor dan objek, relasi dan aksi yang dilakukan. Analisa tugas dikhususkan untuk mengenali kepentingan user. Beberapa aspek analisa tugas sangat mirip dengan model kognitif berorientasi-goal. Analisa tugas cenderung lebih melihat pada apa yang harus dilakukan oleh user sedangkan pada model kognitif lebih melihat pada proses kognitif internal seseorang dalam melakukan pekerjaannya (internal mental state), maka granularitasnya biasanya lebih kecil dibandingkan analisa tugas.
- Sources & Use
Data merupakan bentuk yang masih mentah dan perlu diolah lebih lanjut. Data terdiri dari fakta-fakta dan angka-angka yang secara relatif tidak berarti bagi pemakai, tetapi dapat diolah melalui suatu model untuk dihasilkan informasi.
1. Kelompok dalam Informasi : Informasi Strategis, Informasi Taktis, Informasi Teknis.
2. Informasi yang Berkualitas : Akurat, Tepat Waktu, Relevan. Fungsi informasi bagi suatu organisasi yaitu memberikan kejelasan mengenai sesuatu hal yang sudah, sedang dan yang akan dihadapi oleh organisasi.
SUMBER :
Agushinta R., Dewi dan Yuli Primashanti
Ida Ayu, 2007, Interaksi Manusia Dan Komputer : Teori Dasar, Universitas
Gunadarma, Jakarta.
http://okaampas.blogspot.com/2013/07/prinsip-usability-dalam-imk-dan.html
No comments:
Post a Comment